Kenali Fase Perkembangan Anak pada usia 3 – 5 Tahun

Saat anak memasuki usia 3 – 5 tahun, mereka akan mengalami banyak perubahan pada fisik dan struktur tubuh. Bila Anak tumbuh sesuai dengan usianya berarti anak tersebut mendapatkan asupan yang baik.

Dilansir dari berbagai sumber, perkembangan anak usia 3 tahun mencakup beberapa hal, diantaranya:

  • Dapat melakukan lompatan
  • Bisa berdiri menggunakan satu kaki dalam waktu 2 detik
  • Mampu mengendarai sepeda roda tiga
  • Mengenal serta membedakan 3 – 4 warna
  • Mampu menyebutkan nama, umur, dan tempat tinggal
  • Bisa mengenakan baju, sepatu, maupun celana secara mandiri
  • Bermain bersama teman serta mampu mengikuti tata cara permainan dengan baik.

Tahap perkembangan anak usia 3 tahun hampir sama dengan tahap perkembangan anak usia 4 tahun.

Untuk tahapan perkembangan anak usia 5 – 6 tahun sangat berbeda dengan anak usia 3 – 4 tahun. Berikut tahapan perkembangan anak usia 5 – 6 tahun.

  • Dapat melakukan lompatan dengan satu kaki
  • Bisa berdiri dengan satu kaki dalam waktu 6 detik
  • Mampu menyebutkan nama secara lengkap tanpa adanya bantuan dari guru maupun dari orang lain
  • Mampu menggambar berbagai objek seperti tanda lingkaran, silang, dan lainnya
  • Anak dengan usia 5 -6 tahun, senang mengenal serta menyebut kata-kata baru
  • Sering bertanya mengenai informasi yang tidak mereka tahu.
  • Menjawab pertanyaan benar sesuai dengan kata-kata yang tepat

Sebagai orang tua, Anda berkewajiban memberikan stimulasi tumbuh kembang anak secara rutin. Stimulan dapat diambil dari orang terdekat. Tidak hanya ibu, ayah juga berperan penting dalam pemberian stimulus ini.

Anda dapat melakukan pemberian stimulus dengan cara mengajak anak bermain atau melakukan kegiatan lain yang menyenangkan. Ajak anak melakukan hal-hal tersebut tanpa adanya paksaan maupun hukuman. Stimulus perlu dilakukan secara rutin dan terus menerus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Contoh stimulus yang dapat diberikan kepada anak usia 3 tahun yaitu menirukan gerakan binatang yang sedang berjalan. Atau bisa juga dengan mengajarkan anak menggambar memakai jari-jari tangan pada selembar kertas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *